Tanpa langkah konkret dan keberanian politik, Batam dikhawatirkan berisiko kehilangan daya saing sebagai kawasan industri strategis nasional.
“Yang paling berbahaya bukan hanya hilangnya daya saing, tetapi juga hilangnya kepercayaan publik terhadap arah kebijakan pembangunan,” pungkas Rikson.
Kenaikan BBM non-subsidi pun kini menjadi pengingat bahwa stabilitas energi bukan hanya isu sektor energi, melainkan faktor fundamental bagi keberlangsungan industri, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat Batam. (***)










