Karena itu, Ansar meminta seluruh kepala OPD beserta pasangannya menjadikan kejujuran dan keterbukaan sebagai prinsip dalam kehidupan keluarga maupun saat menjalankan tanggung jawab pemerintahan.
Ia juga mendorong pasangan pejabat untuk tidak segan mempertanyakan apabila terdapat sumber pendapatan atau peningkatan kekayaan yang dinilai tidak wajar.
Menurutnya, sikap saling mengingatkan tersebut penting agar keluarga tidak menjadi pemicu munculnya perilaku konsumtif, melainkan menjadi pengawas moral bagi pejabat dalam menjaga amanah jabatan.
“Kita akan tanamkan ini semua kepada para pejabat di Kepri. Pencegahan korupsi harus dibangun melalui sistem yang baik dalam lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” ujar Ansar.
Melalui Bimtek Keluarga Berintegritas ini, Pemprov Kepri berharap nilai kejujuran, kesederhanaan dan transparansi semakin tertanam dalam kehidupan para pejabat daerah.
Pesan yang ingin dibangun cukup jelas: integritas seorang pejabat bukan hanya diuji ketika berada di kantor dan menjalankan kewenangan, tetapi juga ketika berada di rumah, menghadapi tuntutan gaya hidup, serta mengambil keputusan bersama keluarga.(***)













