KADIN Kepri Bidik Investasi Berkualitas, UMKM Lokal Didorong Masuk Rantai Pasok Industri

Ia menilai, letak geografis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia merupakan keunggulan kompetitif yang harus dimanfaatkan secara optimal.

Posisi tersebut membuka peluang besar bagi Kepri untuk menarik investasi global, memperluas pasar ekspor, serta memperkuat konektivitas perdagangan internasional.

Namun, menurut Mustava, potensi tersebut perlu didukung kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BP Batam, pelaku usaha, lembaga pendidikan vokasi, dan UMKM.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Mustava: Batam Terlalu Besar untuk Kehilangan Optimisme, Kepercayaan Dunia Usaha Harus Dijaga

Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar investasi yang masuk tidak hanya tercermin dalam peningkatan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

“Kita ingin investasi yang masuk ke Kepulauan Riau tidak hanya meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, serta memberikan kesempatan lebih besar kepada UMKM untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri,” tegasnya.

Mustava menekankan, keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkuat. Dengan demikian, pertumbuhan investasi dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan aktivitas usaha masyarakat.

BACA JUGA:  Ajang Komunikasi dan Silahturahmi, Bawaslu Kepri Gelar Rapat Evaluasi Tahapan Pilkada 2024

Rapimnas KADIN Indonesia 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat Indonesia Incorporated, yakni menyatukan kekuatan pemerintah dan dunia usaha dalam membangun perekonomian nasional yang lebih produktif dan kompetitif.

KADIN Provinsi Kepulauan Riau pun berkomitmen melanjutkan sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat sektor industri, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *