Jelang Grand Opening, Fox Nagoya Batam Gandeng UMKM BI dan Komunitas Cosplay Dorong Ekonomi Lokal

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Industri perhotelan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, terus menunjukkan tren ekspansi yang sejalan dengan pemulihan sektor pariwisata dan meningkatnya mobilitas wisatawan.

Salah satu indikator terbaru terlihat dari rangkaian kegiatan menuju grand opening FOX Hotel Nagoya Batam yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026.

Momentum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga dimanfaatkan sebagai strategi pemasaran terpadu untuk memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata dan bisnis di wilayah barat Indonesia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Cegah Kriminalisasi Bankir, OJK Tekankan Pentingnya Business Judgement Rule

Melalui kegiatan bertajuk “Road to Grand Opening” yang digelar pada 8 Agustus 2026, pihak manajemen hotel menggandeng berbagai elemen ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

Marketing & Branding Manager Fox Hotel Nagoya Batam, Syamsu Rizal, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran publik (brand awareness) sekaligus menciptakan pengalaman interaktif bagi masyarakat. Salah satu daya tarik utama adalah kolaborasi dengan komunitas cosplay yang digelar khusus pada hari pelaksanaan acara.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju grand opening. Kami menghadirkan komunitas cosplay untuk meramaikan suasana, sekaligus menarik perhatian publik terhadap kehadiran hotel ini,” ujar Syamsu Rizal.

BACA JUGA:  Hendra Jaya Bertekad Raih Kemenangan 70 Persen untuk Pasangan Rudi - Rafiq di Tanjungpinang Timur

Selain menggandeng komunitas kreatif, kegiatan ini juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia. Kolaborasi ini berlangsung selama dua hari, yakni 8 hingga 9 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai produk unggulan lokal yang diharapkan mampu meningkatkan transaksi langsung di lokasi acara.

Keterlibatan UMKM dalam event ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi berbasis komunitas. Dalam konteks ekonomi regional, sinergi antara sektor perhotelan dan UMKM dinilai mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan pendapatan pelaku usaha hingga penciptaan lapangan kerja baru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *