Di Batam Kota, antara lain terdapat kawasan Perumahan Mediterania, Centra Melati dan Sakina, Kopkar PLN, Bukit Palem dan Vila Sugi Raya serta Legenda Bali.
Sementara di Batu Aji, pembangunan mencakup kawasan seperti Taman Pesona Indah, Pendawa Asri dan sejumlah perumahan lainnya. Di Sagulung, jaringan juga dikembangkan di kawasan Griya Sagulung Permai, Puri Indah, Aviari Garden, Air Mas Plaza, Batu Aji Residence hingga Rexvin Residence.
“Pengembangan ini menunjukkan bahwa jargas tidak hanya berhenti pada pembangunan pipa utama, tetapi dilanjutkan dengan penyambungan ke rumah-rumah pelanggan hingga gas benar-benar mengalir,” tegasnya lagi
Sebagaimana diketahui, PGN menempatkan Kota Batam sebagai salah satu kota percontohan pengembangan jaringan gas rumah tangga. Perusahaan menargetkan pengembangan hingga 114.000 sambungan rumah di Batam pada 2030.
Dari sisi ekonomi, penggunaan gas bumi melalui jaringan perpipaan dinilai memiliki potensi memberikan efisiensi bagi rumah tangga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG bersubsidi.
PGN sebelumnya memperkirakan pengembangan jargas di Batam berpotensi memberikan penghematan subsidi LPG 3 kilogram hingga sekitar Rp79 miliar per bulan, atau mendekati Rp1 triliun per tahun, apabila pengembangan jargas telah mencapai skala yang ditargetkan.
Secara nasional, PGN juga menempatkan jargas sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur gas bumi untuk menyediakan energi yang lebih bersih, ekonomis dan ramah lingkungan bagi masyarakat.











