Optimisme Perbankan Tetap Terjaga, OJK Catat Indeks Orientasi Bisnis 56

Perbankan turut memperkirakan alat likuid dan Dana Pihak Ketiga (DPK) masih tumbuh pada triwulan III-2026. Pertumbuhan DPK yang diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penyaluran kredit berpotensi meningkatkan net cashflow perbankan.

Dari sisi kinerja, optimisme industri perbankan terlihat lebih kuat. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat mencapai 83 dan berada dalam zona optimis.

Perbankan memperkirakan pertumbuhan kredit akan terus berlanjut seiring meningkatnya permintaan pembiayaan dan ekspansi kredit melalui pipeline yang telah tersedia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Sudah Miring dan Nyaris Roboh, Anggota DPRD Kepri Marzuki: Pelabuhan Sabang Muduk Butuh Perhatian Pemprov

Salah satu sektor yang menjadi penopang utama adalah industri pengolahan. Pada Juli 2026, kredit yang disalurkan ke sektor tersebut tumbuh 16,85 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Industri perbankan memperkirakan sektor pengolahan tetap menjadi salah satu penggerak pertumbuhan kredit ke depan.

Di sisi pendanaan, perbankan juga terus mengoptimalkan penghimpunan DPK untuk mendukung ekspansi kredit sekaligus memastikan kondisi likuiditas tetap terjaga.

Meski optimistis, industri perbankan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan ekonomi global. Seluruh responden bank umum dalam survei OJK menilai ketidakpastian global berpotensi berlangsung dalam jangka panjang dan bahkan dapat disertai pemburukan yang lebih dalam.

BACA JUGA:  OJK Dorong Santri 'Melek' Keuangan Syariah Lewat Program SAKINAH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *