Gubernur Ansar Dorong Kepri Jadi Penggerak Sumatera Economic Corridor, Investasi hingga Ekspor Jadi Fokus

Dengan jumlah penduduk lebih dari 2,2 juta jiwa dan lokasi yang berdekatan dengan Selat Malaka, Ansar menilai Kepri memiliki peluang besar untuk memainkan peran lebih besar dalam jaringan perdagangan regional.

Ia menyebut lebih dari 80 ribu kapal rata-rata melintas setiap tahun melalui Selat Malaka menuju Alur Laut Kepulauan Indonesia dan melakukan aktivitas perdagangan.

“Rata-rata setiap tahun lebih dari 80 ribu kapal melintas di Selat Malaka menuju Alur Laut Kepulauan Indonesia dan melakukan aktivitas perdagangan,” katanya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Unjuk Ketepatan di Shooting Competition Kapolda Kepri Cup 2026

Dorong Investasi Melalui Kawasan Ekonomi

Ansar mengatakan posisi strategis tersebut harus diterjemahkan menjadi kekuatan ekonomi melalui peningkatan investasi, perdagangan, konektivitas dan aktivitas industri.

Kepri, lanjutnya, telah memiliki sejumlah kawasan ekonomi strategis, mulai dari kawasan ekonomi khusus (KEK), kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (FTZ), hingga kawasan yang dikembangkan untuk sektor industri, digital, pariwisata, logistik dan hilirisasi sumber daya mineral.

Keberadaan berbagai kawasan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi yang menawarkan pilihan lokasi sekaligus kemudahan bagi investor.

“Ekosistem-ekosistem inilah yang membentuk ekonomi. Masing-masing kawasan memiliki operator yang dapat mengundang investasi,” ujarnya.

BACA JUGA:  PLN Batam Suplai 450 MW, Ekspansi Kampus Data Center DayOne Dimulai di Kabil

Ansar menilai konsep pengembangan kawasan dengan dukungan berbagai fasilitas dan insentif tersebut dapat direplikasi di wilayah lain di Sumatera untuk memperkuat daya saing kawasan secara bersama-sama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *