Gubernur Ansar Dorong Kepri Jadi Penggerak Sumatera Economic Corridor, Investasi hingga Ekspor Jadi Fokus

Berbagai kebijakan tersebut, kata Ansar, mulai tercermin dalam sejumlah indikator makro pembangunan Kepri.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 6,99 persen, tertinggi di Sumatera dan berada di posisi ketiga secara nasional.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri mencapai 80,53 poin dengan tingkat kemiskinan berada di kisaran 4,3 persen.

Bacaan Lainnya

Dari sisi pariwisata, Kepri juga terus menunjukkan pemulihan setelah pandemi COVID-19. Pada tahun sebelumnya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai sekitar 2,2 juta kunjungan, sementara total kunjungan wisatawan mencapai sekitar 4,3 juta.

BACA JUGA:  PLN Batam Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Teguhkan Semangat Persatuan dan Apresiasi untuk Masyarakat

“Dengan PDRB per kapita per orang setahun rata-rata Rp172 juta, kita sudah setara dengan Brasilia dan sudah berada di atas beberapa wilayah lainnya,” kata Ansar.

Meski demikian, Ansar mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi tetap diikuti dengan pemerataan pembangunan sehingga manfaat pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu.

Perluas Kerja Sama Ekonomi Regional

Ansar juga mengajak pemerintah daerah di Sumatera mengoptimalkan berbagai skema kerja sama ekonomi regional, termasuk Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dan kerja sama Sijori (Singapura-Johor-Riau).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *