Digitalisasi Pembayaran Kian Masif, QRIS Dorong Transparansi dan Pertumbuhan Ekonomi Kepri

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Transformasi digital di sektor keuangan daerah Kepulauan Riau (Kepri) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Bank Indonesia mencatat akseptasi penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di wilayah ini tumbuh pesat, menandai perubahan perilaku masyarakat menuju transaksi non-tunai yang semakin kuat dan merata.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, dalam High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah yang dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan dihadiri seluruh kepala daerah se-Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (14/4/2026).

Menurut Rony, tren positif penggunaan QRIS tercermin dari peningkatan volume dan nominal transaksi, serta pertumbuhan jumlah pengguna dan merchant yang terus meningkat setiap tahun. Fenomena ini menunjukkan bahwa digitalisasi sistem pembayaran semakin diterima oleh masyarakat dan pelaku usaha di Kepri.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Telkom Hadirkan Ekosistem Solusi Digital Komprehensif Berbasis AI untuk Enterprise Lintas Industri

“Akseptasi QRIS menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan, baik dari sisi volume, nominal transaksi, maupun jumlah pengguna dan merchant, baik secara nasional maupun di Kepulauan Riau,” ujarnya.

Pertumbuhan transaksi digital dinilai bukan sekadar perubahan metode pembayaran, melainkan menjadi katalis penting dalam mendorong efisiensi ekonomi daerah. Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang terus diperluas dinilai berperan besar dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan sektor perbankan terus memperluas kanal pembayaran digital, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan sinergi lintas sektor. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai, meminimalkan kebocoran pendapatan daerah, serta mempercepat perputaran uang di masyarakat.

BACA JUGA:  Ekonomi Kepri Tumbuh Tertinggi di Sumatera, BI Catat Lonjakan Kredit dan Transaksi QRIS

“Implementasi ETPD berkontribusi dalam meningkatkan transparansi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rony.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *