BNN Ungkap 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri, Nilai Barang Bukti Capai Rp8,48 Triliun

Informasi tersebut mengarahkan tim ke sebuah ruang penyimpanan rahasia yang berada di atas kontainer.

Di lokasi itu, petugas menemukan cairan mencurigakan. Pemeriksaan menggunakan Narcotics Identification System kemudian menunjukkan cairan tersebut positif mengandung metamfetamin atau sabu.
Total barang bukti narkotika yang diamankan mencapai 2,6 ton sabu cair.

Selain narkotika dan rokok ilegal, aparat juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan tersebut, antara lain 15 unit telepon seluler, sembilan buku paspor, satu telepon satelit, satu alat tracker, satu laptop, dan satu iPad.
BNN menyebut jumlah narkotika tersebut memiliki potensi peredaran yang sangat besar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  OJK Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan RI Ke-80. 'Bersatulah Agar Berdaulat'

Berdasarkan perhitungan dengan massa jenis atau density 0,92 gram per mililiter, sebanyak 2,6 juta gram sabu cair setara dengan sekitar 2.826.086 mililiter narkotika murni.

Jika kemudian diolah menjadi produk vape dengan asumsi satu cartridge berkapasitas 2 mililiter yang terdiri dari 1 mililiter narkotika murni dan 1 mililiter campuran pelarut serta perisa, barang bukti tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 2,83 juta cartridge vape narkotika.

Dengan asumsi harga pasar gelap Rp3 juta per cartridge, nilai ekonominya diperkirakan mencapai Rp8,48 triliun.
BNN juga menyebut pengungkapan tersebut berpotensi mencegah jutaan orang terpapar narkotika.

Dengan asumsi satu cartridge dikonsumsi oleh lima orang, jumlah tersebut diperkirakan berpotensi menyelamatkan sekitar 14,13 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

BACA JUGA:  Validitas Data Jadi Prioritas, Batam Benahi Basis Kependudukan untuk Perencanaan Pembangunan

Suyudi menegaskan pengungkapan ini menunjukkan adanya perubahan modus jaringan narkotika internasional.

Menurut dia, narkotika yang sebelumnya lebih banyak ditemukan dalam bentuk padat kini mulai dikembangkan dalam bentuk cair untuk menyasar pola konsumsi melalui perangkat vape atau rokok elektrik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *