IDNNEWS.CO.ID, Batam – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau terus menjaga keberlanjutan pengawasan demokrasi dengan menggelar kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kader Pengawas Partisipatif, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan difokuskan pada penguatan peran kader di masa non tahapan pemilu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau, serta kader Pengawas Partisipatif dari seluruh daerah.
Pembinaan ini menjadi bagian dari strategi Bawaslu Kepri untuk memastikan pengawasan partisipatif tetap berjalan secara berkelanjutan, meskipun tidak berada dalam tahapan pemilu.
Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Maryamah, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa eksistensi dan peran kader Pengawas Partisipatif tetap strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk di luar tahapan pemilu.
“Pertemuan ini bukan pertemuan yang pertama dan terakhir, tetapi menjadi awal untuk mengawali 2026 agar terus bersama-sama hadir bersama Bawaslu di tengah-tengah masyarakat. Masa non tahapan bukan berarti pengawasan berhenti. Justru di masa inilah kader Pengawas Partisipatif harus tetap eksis sebagai mitra Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi dan membangun kesadaran masyarakat,” ujar Maryamah.










