‘Asosiasi Pramuwisata Madani Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata’Dorong Ekonomi Pariwisata Batam Lebih Kompetitif’
IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Upaya memperkuat fondasi ekonomi pariwisata terus digencarkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) Kota Batam kini mengambil langkah strategis dengan mempersiapkan para pemandu wisata lokal agar memiliki kompetensi profesional berstandar nasional.
Sejak Maret hingga awal April 2026, pengurus APM menjalankan serangkaian program internal berupa pelatihan intensif dan sertifikasi profesi bagi calon anggota.
Program ini dilaksanakan melalui skema sertifikasi nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Tour Guide.
Langkah tersebut dinilai krusial mengingat regulasi terbaru Undang-Undang Kepariwisataan mewajibkan calon pemandu wisata mengikuti pelatihan kompetensi resmi.
Standar SKKNI mencakup kemampuan pengetahuan, keterampilan, hingga sikap profesional yang harus dimiliki seorang tour guide dalam melayani wisatawan domestik maupun mancanegara.
Tak hanya fokus pada anggota baru, APM juga memastikan anggota berpengalaman memiliki sertifikasi yang masih aktif. Bagi anggota yang masa berlaku sertifikatnya habis, dilakukan proses sertifikasi ulang. Untuk mendukung program tersebut, APM menjalin kerja sama dengan LSP Barelang sebagai lembaga sertifikasi profesi.
Program peningkatan kapasitas SDM pariwisata ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Pada Sabtu (25/4/2026), digelar Bimbingan Kelas Pariwisata khusus calon tour guide APM di Museum Raja Ali Haji.
