Rupiah 2027 Diprediksi Menguat, BI Pasang Proyeksi Rp17.300-Rp17.800 per Dolar AS

IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA — Stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu tantangan Bank Indonesia (BI) menghadapi 2027. Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, BI memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.300 hingga Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS).

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, meski menghadapi tekanan ketidakpastian global, rupiah diperkirakan berada dalam tren penguatan pada 2027.

“Pada tahun 2027, rupiah diperkirakan dalam tren menguat di kisaran 17.300 hingga 17.800,” kata Destry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BI Dorong UMKM Naik Kelas, KKI 2026 Hasilkan Penjualan Rp144,2 Miliar

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI akan mengandalkan sejumlah kebijakan, termasuk implementasi kebijakan ekspor satu pintu serta penerapan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Devisa Hasil Ekspor dari Sumber Daya Alam (DHE SDA).

Kebijakan tersebut diperkirakan dapat meningkatkan penerimaan devisa dan penerimaan negara. Pada saat yang sama, peningkatan devisa diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa nasional dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

BI Siapkan Intervensi Valas

BI juga akan menyiapkan sejumlah instrumen untuk menjaga stabilitas rupiah apabila terjadi tekanan di pasar valuta asing.

Kebijakan tersebut meliputi intervensi valuta asing (valas), kebijakan suku bunga, serta instrumen lindung nilai. Selain itu, BI akan terus memperdalam pasar uang dan pasar valas serta melakukan pengelolaan likuiditas dan cadangan devisa.

BACA JUGA:  Serius Tangani Banjir, DBMSDA Batam Bakal Siapkan Stasiun Pompa Banjir Senilai Rp20 Miliar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *