IDNNEWS.CO.ID, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya untuk terus bekerja maksimal dalam mengatasi berbagai persoalan kota di tengah dinamika regulasi dan tantangan administratif yang kompleks.
Amsakar mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru ketika mampu memenuhi harapan masyarakat.
Ia menjelaskan, di tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, diwarnai perubahan regulasi pemerintah pusat yang berlangsung sangat cepat.
Pemerintah Kota Batam merespons tiga Peraturan Pemerintah baru tahun 2025, yakni PP Nomor 25 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha, PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berbasis Risiko, serta PP Nomor 47 Tahun 2025 tentang perubahan KPBPB Batam.
Respons tersebut diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan berbagai kementerian guna mengintegrasikan 1.460 jenis layanan perizinan ke dalam Mal Pelayanan Publik Batam untuk mempermudah layanan dan meningkatkan iklim investasi.
Amsakar juga memaparkan capaian makroekonomi tahun 2025 yang dinilainya menggembirakan sebagai indikator awal keberhasilan visi pembangunan. Hingga triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,89 persen, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 6,6 persen.
Dari sisi investasi, realisasi melampaui target. Dari target Rp60 triliun, Batam membukukan Rp69,3 triliun atau 115,5 persen. Sektor pariwisata pun menunjukkan tren positif dengan kenaikan kunjungan wisatawan dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta orang sepanjang 2025.









