Wagub Nyanyang menyebut proses tersebut dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan guna memastikan data penerima manfaat lebih akurat.
“Saat ini Satgas sedang melakukan updating data penerima manfaat bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Updating data ini targetnya akan selesai akhir Oktober,” katanya.
Menurut dia, pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam memastikan program pemenuhan gizi tepat sasaran, terutama dalam menyesuaikan jumlah penerima manfaat dengan kesiapan dapur SPPG yang beroperasi di masing-masing wilayah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi agar dapur-dapur yang masih suspend dapat segera memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan kembali memberikan layanan kepada masyarakat.(Iman)











