Nyanyang juga menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga turut mendukung terciptanya kondisi yang kondusif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kepri.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kepri secara year-on-year pada Triwulan II 2026 mencapai 6,99 persen. Angka tersebut menempatkan Kepri di peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.
Dari sisi investasi, realisasi investasi Kepri pada Semester I 2026 mencapai Rp40,38 triliun. Capaian tersebut mencapai 168 persen dari target daerah Semester I sebesar Rp24,10 triliun dan sekitar 94,32 persen dari target nasional Semester I sebesar Rp42,81 triliun.
Selain ekonomi dan investasi, Kepri juga mencatat capaian positif dalam bidang kerukunan umat beragama. Indeks Kerukunan Umat Beragama Kepri pada 2025 mencapai 83,68 poin dan selama empat tahun berturut-turut, 2022 hingga 2025, Kepri konsisten masuk lima besar provinsi paling rukun di Indonesia.
Nyanyang berharap momentum syukuran pembentukan Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah dapat semakin mempererat hubungan antara Pemprov Kepri dan TNI.
“Kami berharap momentum pada malam hari ini akan semakin mempererat jalinan silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan TNI, khususnya Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, serta kolaborasi yang sudah terjalin baik dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di kemudian hari,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau serta sejumlah tamu undangan lainnya.(***)











