Wagub Nyanyang Haris: Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Perkuat Investasi Kepri dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja dari luar daerah.

Optimisme pemerintah daerah semakin menguat seiring meningkatnya realisasi investasi di Kepulauan Riau.

Nyanyang mengungkapkan bahwa hingga triwulan kedua tahun 2026, nilai investasi yang masuk ke Provinsi Kepri telah mencapai sekitar USD44 miliar.

Bacaan Lainnya

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa Kepri masih menjadi salah satu tujuan utama investasi nasional, khususnya pada sektor industri manufaktur, galangan kapal, energi, serta hilirisasi.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Ajukan Pinjaman Rp400 Miliar ke Bank Bank Jabar Banten untuk Genjot Pembangunan Infrastruktur

Dengan dimulainya proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari, Pemerintah Provinsi Kepri berharap ekosistem industri migas nasional semakin berkembang, sekaligus memperkuat posisi Kepri sebagai gerbang investasi internasional yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing industri, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *