Wagub Nyanyang: Gerakan Pangan Murah Jadi Strategi Jaga Daya Beli dan Stabilkan Harga Pangan di Kepri

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura

IDNNEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus memperkuat upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bazar Murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (3/8/2026).

Program yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah melibatkan berbagai mitra strategis, di antaranya Bank Indonesia, Perum Bulog, D’Sayur, serta PT Agri Nusa Makmur Jaya. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pasokan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Menteri Transmigrasi Klarifikasi terkait Kabar Penundaan Rencana Investasi di Rempang. Ini Penjelasannya

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang meninjau langsung pelaksanaan bazar mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat, terutama melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kestabilan harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengendalikan laju inflasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *