“Gerakan Pangan Murah ini adalah langkah konkret Pemprov Kepri dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Pangan murah, masyarakat sehat, dan ekonomi kita makin kuat,” ujar Nyanyang.
Ia menegaskan, Pemprov Kepri akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar program serupa dapat dilaksanakan secara berkala di berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan strategis dengan harga di bawah pasar. Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual antara lain Beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000, Minyakita satu liter mulai Rp14.500, serta telur ayam Rp51.000 per papan.
Harga tersebut dinilai mampu memberikan penghematan bagi masyarakat sekaligus menjadi instrumen pemerintah dalam mengurangi tekanan kenaikan harga pangan.
Sejak dibuka pukul 11.00 WIB, bazar murah langsung dipadati masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya. Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean pembeli yang memanfaatkan kesempatan memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga lebih murah.










