Ia juga menekankan bahwa investasi di sektor pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam menciptakan generasi muda yang kompetitif dan berdaya saing.
Langkah Pemerintah Kepri ini dinilai sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Selama ini, disparitas antara daerah perkotaan dan wilayah kepulauan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan nasional.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Natuna dan wilayah lainnya, diharapkan akses terhadap pendidikan berkualitas tidak lagi menjadi privilese bagi masyarakat perkotaan semata.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat sekitar.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Natuna tidak hanya memiliki dimensi pendidikan, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara di wilayah perbatasan. Dalam konteks geopolitik, penguatan SDM di daerah terluar menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional.
Dengan lahan luas mencapai 12 hektare, Sekolah Rakyat di Natuna diproyeksikan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan di wilayah perbatasan Indonesia.
Ke depan, keberadaan sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Natuna yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.(Iman Suryanto)










