Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Berbagai program disiapkan untuk memperluas kesempatan belajar sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda.
Salah satunya melalui program beasiswa bagi anak-anak Batam yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 48 anak Batam telah menerima beasiswa. Sejumlah penerima bahkan berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Selain pendidikan tinggi, Pemko Batam juga memberikan perhatian terhadap akses pendidikan dasar dan menengah.
Pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, menjadi salah satu upaya membantu meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.
“Kami ingin memastikan anak-anak Batam memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan,” katanya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui rencana pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Kecamatan Galang. Sekolah yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas 18,5 hektare itu merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha.
Amsakar menilai, posisi geografis Batam yang strategis dan berdekatan dengan sejumlah negara tetangga harus menjadi pertimbangan dalam menentukan arah pendidikan.













