Telkom Indonesia Gandeng PGN Bangun Green Data Center Berbasis Biomethane

Wilayah-wilayah tersebut telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas eksisting PGN, sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada sekaligus membuka peluang pengembangan jaringan baru.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menyoroti peran strategis biomethane sebagai salah satu motor penggerak transformasi bisnis PGN menuju era rendah karbon.

“PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional,” jelas Arief.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Sita Uang Tunai Rp288 Miliar, KejagungTegaskan Penetapan Tersangka Duta Palma Sesuai Prosedur

Sejalan dengan penguatan kerja sama domestik bersama PGN, TelkomGroup juga terus memperluas kolaborasi global dalam pengembangan ekosistem green digital infrastructure, salah satunya melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd.

Melalui entitas data center TelkomGroup, NeutraDC, kerja sama tersebut  telah terjalin sejak tahun 2025 dan difokuskan pada eksplorasi integrasi antara infrastruktur digital, platform, serta layanan energi berkelanjutan.

Kolaborasi global ini mencakup pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung operasional serta kebutuhan pelanggan enterprise. Dengan pendekatan ini, Semua pihak berupaya memperkuat strategi end-to-end, mulai dari ketersediaan energi hijau di sisi hulu (supply), ketersediaan energi listrik hingga pengembangan solusi terintegrasi di sisi hilir (use case dan commercialization).

BACA JUGA:  Kinerja Positif PGN Batam : Penyaluran Gas Bumi Capai 101.12 BBTUD atau Naik 8,7 Persen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *