Tagihan Listrik Membengkak? Ini 12 Cara Efektif Menghemat Listrik di Rumah

7. Ganti kepala shower dengan yang efisien

Menggunakan kepala shower dengan laju aliran tidak lebih dari dua galon per menit dapat mengurangi konsumsi air rumah tangga hingga 2.700 galon per tahun.

Konsumen dapat memilih produk dengan label efisiensi resmi seperti WaterSense.

Bacaan Lainnya

8. Turunkan suhu pemanas air

Suhu bawaan pada sebagian pemanas air berada di sekitar 60 derajat Celsius. Menurunkannya menjadi sekitar 48 derajat Celsius dapat mengurangi biaya energi pemanas air sebesar 4% hingga 22% per tahun.

BACA JUGA:  Wali Kota Rudi Respon Cepat Keluhan Warga Teluk Mata Ikan terkait Air Bersih

9. Gunakan peralatan rumah tangga hemat energi

Ketika membeli pemanas air atau peralatan rumah tangga baru, konsumen dapat memprioritaskan model yang lebih hemat energi.

Peralatan elektronik dengan label Energy Star rata-rata menggunakan energi sekitar 12% lebih sedikit dibandingkan model standar.

Penghematan Daya dan Pencahayaan

Sektor pencahayaan dan konsumsi daya elektronik menyumbang sekitar 15% atau lebih dari total penggunaan energi rumah tangga. Karena itu, perubahan kebiasaan dalam penggunaan lampu dan perangkat elektronik juga dapat membantu mengurangi tagihan listrik.

10. Beralih ke lampu LED

Mengganti lampu pijar lama dengan lampu LED berlabel Energy Star dapat membantu menghemat biaya energi hingga sekitar Rp3,5 juta per tahun.

BACA JUGA:  Tembus Desa Terisolir, PGN Salurkan Bantuan Besar untuk Korban Banjir Perbatasan Aceh–Sumut

Selain lebih hemat energi, lampu LED juga dapat menjadi alternatif untuk mengurangi konsumsi listrik dalam jangka panjang.

11. Pasang sakelar dimmer

Penggunaan sakelar dimmer memungkinkan tingkat pencahayaan disesuaikan dengan kebutuhan ruangan.

Selain menciptakan suasana yang lebih nyaman, pengaturan tingkat pencahayaan juga dapat membantu mengurangi konsumsi listrik ketika cahaya terang tidak diperlukan.

12. Gunakan stopkontak pintar

Perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan pengeras suara tetap dapat mengonsumsi listrik meskipun berada dalam kondisi standby.

Konsumsi listrik yang dikenal sebagai vampire power tersebut menyumbang sekitar 5% hingga 10% dari penggunaan energi rumah tangga atau sekitar 100 dolar AS, setara sekitar Rp1,7 juta, per tahun.

BACA JUGA:  Diduga Depresi Karena Masalah Ekonomi, Pelaku Tebang Pohon Jati Emas di Jalan Sudirman Ditangkap

Penggunaan smart power strip atau stopkontak yang dilengkapi sakelar manual dapat membantu memutus aliran listrik secara total ketika perangkat tidak digunakan.

Dengan menerapkan sejumlah langkah tersebut, rumah tangga dapat mengurangi konsumsi energi sekaligus menekan pengeluaran listrik tanpa harus mengurangi kebutuhan utama dalam aktivitas sehari-hari.

SUMBER: KOMPAS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *