Topik tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.
Menurut Zulkifli, persoalan ketahanan dan kedaulatan pangan bukan semata-mata berkaitan dengan kebijakan pemerintah, melainkan menyangkut kebutuhan dasar dan kehidupan masyarakat luas.
Karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai elemen bangsa, termasuk insan pers, dalam mengawal agenda strategis tersebut.
Dalam konteks ini, pers siber memiliki posisi penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Media tidak hanya bertugas menyampaikan kebijakan, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap implementasi program di lapangan serta menyuarakan aspirasi publik.
Melalui pemberitaan yang berimbang, berbasis fakta, dan mengedepankan prinsip verifikasi, pers diharapkan mampu memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat. Pada saat yang sama, media tetap harus menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan profesional.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Menko Pangan untuk hadir langsung membuka Rakernas III PJS di Batam.
Menurut Mahmud, kehadiran Zulkifli Hasan menjadi kehormatan sekaligus momentum penting bagi PJS untuk memperkuat kontribusi insan pers siber dalam mengawal berbagai agenda pembangunan nasional.













