Sejumlah Nama Mencuat Jelang Musda Gapensi Kepri, BPP Tegaskan Proses Harus Tertib

Lebih dari sekadar memenuhi syarat administratif, calon ketua juga dituntut memiliki komitmen kuat untuk membesarkan organisasi, memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas layanan kepada anggota, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

“Ke depan, Gapensi Kepri membutuhkan kepemimpinan yang visioner, mampu menjawab tantangan baru industri konstruksi, serta siap bersaing secara sehat dengan asosiasi jasa konstruksi lainnya,” ujarnya.

Andi pun menyatakan optimismenya bahwa kepemimpinan baru Gapensi Kepri nantinya akan mampu memperkuat posisi Gapensi sebagai rumah besar pelaku jasa konstruksi di Provinsi Kepulauan Riau.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  47 General Manager Cilik 'Ambil Alih' Kinerja Hotel Santika dan Hotel Santika Premiere

Seiring berakhirnya masa jabatan Ketua BPD Gapensi Kepri periode 2020–2025, sejumlah nama mulai mencuat dan disebut-sebut sebagai calon kuat untuk memimpin Gapensi Kepri lima tahun ke depan.

Beberapa di antaranya adalah Sekretaris Gapensi Kota Tanjungpinang, Ady Indra Pawennari, mantan pengurus BPD Gapensi Kepri, Des Iskandar, serta pengurus BPC Gapensi Kota Batam, Sahaya Simbolon dan Djoko Mulyono.

Musda Gapensi Kepri pun diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan kebangkitan organisasi untuk menjawab tantangan industri konstruksi yang semakin kompetitif. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *