Rumah Ambruk Diterjang Puting Beliung, MEG dan Artha Graha Peduli Pulihkan Harapan Warga Dapur 3 Galang

“Petir sekali, langsung anginnya datang. Langsung dihantam, langsung masuk ke sini,” kenangnya.

Situasi berlangsung begitu cepat. Sang ibu mengaku tidak sempat berbuat banyak. Dalam kondisi panik, ia hanya bisa bertahan di dalam rumah bersama anaknya.

“Ibu enggak bisa apa-apa. Ibu hanya diam dalam rumah,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Hembusan angin tersebut hanya berlangsung beberapa menit. Namun, setelah angin mereda, kondisi rumah sudah berubah.

BACA JUGA:  Inklusi Keuangan Kepri 98,43 Persen, Tertinggi Ketiga Nasional dalam SNLIK 2026

“Langsung berapa menit itu, langsung hilang. Itu pun sudah hancur semua,” katanya.

Yang membuat situasi semakin mencekam, ketika bencana terjadi kondisi sekitar relatif sepi. Warga lainnya juga tengah berusaha menyelamatkan diri dari terjangan angin.

“Ibu sama anak berdua, minta tolong satu pun enggak ada yang dengar. Pas kejadiannya waktu itu sepi, orang pada menyelamatkan diri masing-masing,” tuturnya.

Dalam situasi tersebut, tidak ada pilihan selain bertahan dan berdoa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *