Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberlanjutan kompetisi menjadi kunci pembinaan dan pencarian bibit unggul sepak bola di Batam. Menurutnya, Piala Wali Kota Batam bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga wadah strategis untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.
“Tidak akan lahir prestasi tanpa kompetisi. Kompetisi yang baik harus dilaksanakan secara rutin, karena dari sanalah muncul pemain-pemain handal yang dapat mengharumkan nama Batam,” tambahnya.
Amsakar juga menyampaikan rasa bangganya atas sukses penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Selama 16 hari pelaksanaan, turnamen berjalan lancar dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat.
“Saya bangga karena semuanya berjalan sangat baik. Ini bukti bahwa insan olahraga Batam sudah matang dan mampu membina generasi berprestasi,” ucapnya.
Sebagai penutup acara, Wali Kota Amsakar Achmad menyerahkan langsung Piala Bergilir Wali Kota Batam dan Piala Tetap Wakil Wali Kota Batam kepada para juara. Tepuk tangan meriah mengiringi momen tersebut, menandai berakhirnya turnamen yang sukses memupuk semangat olahraga di tengah masyarakat.
Kejuaraan ini menjadi momentum kebangkitan sepak bola Batam sekaligus sarana mempererat silaturahmi antar klub dan pecinta olahraga. Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan olahraga demi melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih luas. (Yogi Septiyan)










