“Listrik bukan sekadar energi. Listrik menggerakkan rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, usaha, industri, dan harapan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan yang kita lakukan memiliki tanggung jawab yang besar. Ketika listrik menyala, kehidupan bergerak. Di situlah pengabdian PLN Batam kepada bangsa,” ujarnya.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan kemerdekaan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Program BPJS Sertakan PLN Batam secara simbolis kepada penerima manfaat. Program tersebut diharapkan memberikan perlindungan, rasa aman, serta membantu penerima manfaat memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penyerahan dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan dan dihadiri jajaran Komisaris serta Direksi PLN Batam.
Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan penyerahan manfaat kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pegawai PLN Batam yang telah berpulang. Manfaat tersebut menjadi bagian dari perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kwin Fo menegaskan bahwa kemajuan perusahaan tidak hanya dinilai dari pencapaian operasional maupun finansial, tetapi juga dari keberadaan perusahaan di tengah masyarakat dan kepeduliannya terhadap manusia.
“Perusahaan boleh tumbuh besar, aset boleh bertambah, pembangkit boleh terus dibangun. Tetapi semua itu kehilangan makna apabila kita tidak mampu menghadirkan manfaat bagi manusia. Pembangunan harus memiliki wajah kemanusiaan. PLN Batam ingin tumbuh bersama masyarakat, menjaga mereka yang membutuhkan perlindungan, dan memastikan tidak ada yang merasa berjalan sendiri,” kata Kwin Fo.










