IDNNEWS.CO.ID, HANOI – Keberhasilan VinGroup menjelma sebagai salah satu konglomerasi terbesar di Asia Tenggara menjadi perhatian serius Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Dalam agenda benchmarking ke Vietnam, delegasi BP Batam mempelajari strategi perusahaan tersebut membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi sebagai inspirasi untuk mempercepat transformasi Batam menjadi kawasan investasi berkelas dunia.
Bagi BP Batam, kekuatan VinGroup tidak hanya terletak pada besarnya investasi maupun banyaknya proyek yang dikembangkan, tetapi pada kemampuannya menghubungkan berbagai sektor ekonomi menjadi satu ekosistem yang saling mendukung dan menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan.
VinGroup sendiri telah berkembang dari perusahaan pengembang properti menjadi grup usaha yang menaungi kawasan perkotaan, layanan kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan, pariwisata, teknologi, hingga industri kendaraan listrik melalui VinFast.
Sepanjang 2025, VinGroup membukukan pendapatan sekitar VND331,8 triliun dengan total aset mencapai VND1.118 triliun. Kontribusinya terhadap perekonomian Vietnam pun mencapai sekitar 2,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Grup ini mengembangkan 36 kawasan perkotaan, mengoperasikan 16 rumah sakit, 36 sekolah, serta mencatat penjualan hampir 197.000 kendaraan listrik dalam satu tahun.
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis dalam keterangan resminya pada Sabtu (1/8/2026) pagi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari visi jangka panjang yang mengintegrasikan berbagai sektor pembangunan.
