Rahasia VinGroup Bangun Raksasa Bisnis Vietnam, Inspirasi Baru Bagi Masa Depan Batam

“Yang ingin kita bangun bukan hanya industri kendaraan listrik, tetapi seluruh ekosistemnya. Mulai dari industri baterai, komponen, pusat logistik, data center, energi hijau, infrastruktur pengisian daya, hingga pusat riset dan inovasi. Nilai ekonomi terbesar lahir ketika seluruh sektor itu saling terhubung,” katanya.

Strategi tersebut sejalan dengan arah transformasi BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, yang mengemban amanat Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat Batam sebagai kawasan investasi yang menawarkan kepastian regulasi, kemudahan berusaha, serta pelayanan yang cepat dan efisien.

Karena itu, BP Batam kini tidak hanya berorientasi menarik investor baru, tetapi juga membangun Global Investment Ecosystem yang mengintegrasikan kepastian lahan, ketersediaan energi dan air, pelabuhan modern, Bandara Hang Nadim, kawasan industri, pusat data (data center), konektivitas digital, sumber daya manusia unggul, hingga tata kelola yang transparan dan responsif.

Bacaan Lainnya

Dengan posisi strategis di jalur perdagangan internasional, didukung status Free Trade Zone (FTZ) serta kedekatan geografis dengan Singapura dan Malaysia, Batam dinilai memiliki peluang besar menjadi simpul investasi baru bagi perusahaan-perusahaan global, termasuk dari Vietnam.

Melalui benchmarking tersebut, BP Batam berharap transformasi Batam tidak lagi sekadar sebagai kawasan industri manufaktur, tetapi berkembang menjadi ekosistem investasi modern yang mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

“Persaingan investasi global telah berubah. Investor tidak lagi hanya mencari lahan atau insentif, tetapi mencari ekosistem yang memberikan kepastian, kecepatan, keberlanjutan, dan peluang untuk terus berkembang. Itulah arah baru Batam,” tutup Fary. (Iman)

Pos terkait