IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Sektor pariwisata semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu motor utama penggerak ekonomi Kota Batam. Lonjakan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara tidak hanya memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata unggulan nasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan hal tersebut di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Tugu Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda (YDM) V, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, kinerja sektor pariwisata Batam terus menunjukkan tren yang sangat positif. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan meningkat sekitar 300 ribu wisatawan mancanegara dan 300 ribu wisatawan domestik.
“Pencapaian tersebut membuat Batam tetap bertahan sebagai salah satu dari tiga besar pintu masuk wisatawan mancanegara terbesar di Indonesia. Keberhasilan itu bahkan mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari capaian pembangunan ekonomi daerah,” tegas Amsakar.
Dampak pertumbuhan sektor wisata juga tercermin dalam struktur Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berdasarkan data Pemerintah Kota Batam, tambahnya, pajak hotel dan pajak restoran kini masuk dalam lima besar penyumbang PAD bersama BPHTB, Pajak Penerangan Jalan (PPJ/PJU), dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
