Menurut Wendi, pemanfaatan jaringan gas tidak hanya memberikan efisiensi biaya energi bagi pelanggan, tetapi juga mendukung program transisi energi nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak dan LPG.
“Gas bumi memiliki keunggulan dari sisi kontinuitas pasokan dan efisiensi. Dengan jaringan pipa yang terus diperluas, masyarakat dan pelaku usaha di Batam bisa menikmati energi yang lebih stabil dan kompetitif,” jelasnya.
PGN Batam juga menilai Batam memiliki potensi besar untuk pengembangan jargas, mengingat posisinya sebagai kawasan industri dan perdagangan strategis, serta pertumbuhan sektor properti dan UMKM yang terus meningkat.
Selain membangun jaringan baru, PGN Batam berkomitmen menjaga aspek keselamatan dan keandalan infrastruktur, melalui pemeliharaan rutin, pengawasan operasional, serta edukasi kepada pelanggan terkait penggunaan gas bumi yang aman.
Dengan target 10.000 sambungan pada 2026, PGN Batam optimistis kontribusi gas bumi akan semakin terasa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing industri, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Batam. (Iman Suryanto)










