Permintaan Listrik Batam Tumbuh di Atas 15 Persen, PLN Batam Siapkan Pembangkit Besar dan Baterai Penyimpanan Energi

Sementara itu, sistem baterai dapat memberikan respons daya dalam hitungan milidetik, sehingga berpotensi membantu menutup kekurangan pasokan dalam fase awal terjadinya gangguan.

“Baterai ini sangat berguna untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Batam-Bintan,” kata Kwin Fo.

Pengembangan pembangkit dan BESS tersebut menjadi bagian dari upaya PLN Batam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi, sekaligus memperkuat ketahanan sistem kelistrikan di kawasan Batam dan Bintan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Apresiasi Kesiapan PLN Batam Jaga Keandalan Listrik di Momen Nataru

Dalam kesempatan yang sama, Kwin Fo menegaskan bahwa pemulihan pasokan listrik di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang menjadi prioritas agar gangguan kelistrikan tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas.

Gangguan listrik tidak hanya memengaruhi aktivitas rumah tangga dan industri, tetapi juga dapat berdampak pada layanan publik, pasokan air bersih, serta akses internet.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas umum dan pelaku usaha dalam menghadapi kemungkinan gangguan pasokan listrik yang berlangsung cukup lama.

Hotel dan fasilitas pelayanan publik, misalnya, perlu memastikan ketersediaan serta kesiapan genset cadangan agar kegiatan operasional dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan ketika pasokan listrik utama terhenti.

BACA JUGA:  PLN Batam Tebar Manfaat Idul Adha 1447 H, Salurkan 18 Sapi dan 50 Kambing untuk Masyarakat

Hal serupa juga berlaku bagi penyedia air bersih. Sejumlah rumah pompa membutuhkan pasokan listrik untuk mendistribusikan air kepada pelanggan. Oleh sebab itu, penyedia layanan air bersih perlu menyiapkan sumber daya listrik cadangan untuk menjaga kelangsungan distribusi ketika terjadi pemadaman.

Langkah antisipasi tersebut dinilai penting mengingat listrik merupakan infrastruktur dasar yang menopang berbagai layanan penting di wilayah kepulauan.

Di sisi lain, tim teknis PLN Batam bersama tim Polda Kepulauan Riau dan Bareskrim Mabes Polri telah melaksanakan pengujian fungsi peralatan di Gardu Induk Sungai Harapan.

Kegiatan tersebut meliputi commissioning test atau pengujian fungsi peralatan, pemeriksaan riwayat pemeliharaan, serta pengujian lanjutan terhadap sejumlah perangkat kelistrikan.

BACA JUGA:  Serap Keluhan Warga Bintan Timur, Rafiq Carikan Solusi untuk Kelangkaan Solar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *