Pendapatan Nvidia Tembus US$96 Miliar, Bisnis AI Global Masih Jadi Mesin Pertumbuhan

IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA — Nvidia kembali mencatatkan kinerja keuangan yang kuat seiring melonjaknya permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di seluruh dunia. Perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat tersebut membukukan pendapatan US$96 miliar pada kuartal II/2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Nvidia juga memperkirakan pendapatan pada kuartal berikutnya mencapai US$108 miliar. Proyeksi tersebut menjadi sinyal bahwa belanja perusahaan teknologi untuk membangun infrastruktur AI masih berlanjut dalam skala besar.

Melansir BBC, Kamis (27/8/2026), CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan perkembangan industri AI kini telah memasuki fase penting.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Poltevara Perkuat Kolaborasi dengan SMK se-Kota Batam, Siapkan Sistem Informasi MKKS Berbasis AI

“AI telah mencapai titik baliknya,” kata Huang dalam pernyataan tertulisnya.

Kinerja Nvidia tersebut melampaui ekspektasi Wall Street dan langsung mendapat respons positif dari pasar. Saham Nvidia tercatat naik 4,7% dalam perdagangan setelah pasar ditutup.

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan kembali berasal dari bisnis data center. Divisi tersebut mencatatkan pendapatan US$89 miliar pada kuartal II/2026, meningkat 117% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan tersebut memperlihatkan besarnya ketergantungan industri AI terhadap perangkat keras yang diproduksi Nvidia. Sejumlah perusahaan teknologi raksasa, seperti Amazon, Meta, Google, dan Microsoft, menggunakan chip Nvidia untuk membangun sistem serta infrastruktur AI mereka.

BACA JUGA:  Beverly Hotel Batam Hadirkan Program 'Makmur', Makan Siang Mulai Rp26 Ribuan

Analis ekuitas senior Hargreaves Lansdown, Matt Britzman, menilai kinerja terbaru Nvidia kembali menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat. Menurutnya, pendapatan dan laba Nvidia berhasil melampaui proyeksi pasar.

Panduan pendapatan untuk kuartal berikutnya juga dinilai memberikan ruang bagi Nvidia untuk mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi. Britzman bahkan memperkirakan pendapatan perusahaan dapat dengan mudah menembus US$110 miliar.

Pertumbuhan Nvidia juga semakin mengubah posisi perusahaan dalam ekosistem AI global. Nvidia tidak lagi hanya berperan sebagai pemasok chip, tetapi juga mulai mendanai sejumlah perusahaan yang menjadi pengguna teknologinya.

Perusahaan yang mendapat dukungan tersebut antara lain OpenAI, Anthropic, dan SpaceX. Investasi tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur AI yang membutuhkan modal sangat besar.

BACA JUGA:  OJK Serahkan Tersangka Kasus Pindar Crowde ke Kejaksaan, Dirut Terancam 15 Tahun Penjara

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *