Keikutsertaan Sekda dalam menjadi keseriusan Pemko Batam dalam memastikan kesiapan administrasi, kelengkapan data, serta keselarasan kebijakan daerah dengan arah strategis pemerintah pusat.
Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi daerah dalam mengakses berbagai skema pembiayaan alternatif di luar mekanisme konvensional.
“Penguatan creative financing juga menjadi instrumen strategis untuk memperluas ruang fiskal, meningkatkan fleksibilitas pembiayaan pembangunan, serta mempercepat realisasi program prioritas daerah,” katanya.
Pemko Batam memandang inovasi pembiayaan sebagai langkah krusial dalam menjawab keterbatasan anggaran, sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan.
“Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta didukung tata kelola dan data yang memadai, Pemko Batam optimistis dapat terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Firmansyah.
Komitmen ini sekaligus menegaskan langkah Batam untuk tetap responsif terhadap dinamika kebijakan nasional, serta progresif dalam menghadirkan solusi pembiayaan inovatif guna mendukung pembangunan daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan. (***)








