Perkuat Ekonomi Inklusif, Apindo Batam: Produktivitas Pekerja Disabilitas Tak Kalah dari Pekerja Lain

Tim penilai perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas terdiri dari berbagai unsur lintas sektor yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Batam.

Tim tersebut diketuai langsung oleh Ketua Apindo Kota Batam Rafki Rasyid, serta melibatkan unsur BPJS Ketenagakerjaan Sekupang dan Nagoya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), akademisi, serta Dinas Tenaga Kerja Kota Batam. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, SH., MH., bertindak sebagai pengarah tim penilai.

Pada tahun ini, sebanyak 31 perusahaan telah masuk dalam daftar penilaian karena telah mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas minimal satu persen dari total karyawan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Iman Sutiawan Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Sagulung

Seluruh perusahaan tersebut akan dinilai dari kelengkapan administrasi serta kesiapan fasilitas pendukung yang ramah disabilitas. Proses visitasi lapangan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026, di mana tim penilai akan melihat langsung fasilitas perusahaan sekaligus melakukan wawancara dengan tenaga kerja penyandang disabilitas.

Perusahaan peserta akan dibagi ke dalam tiga kategori, yakni perusahaan kecil, menengah, dan besar. Masing-masing kategori akan menentukan pemenang pertama hingga ketiga yang selanjutnya diusulkan ke tingkat nasional untuk mengikuti penilaian Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Prestasi Batam pada tahun sebelumnya menjadi motivasi tersendiri. Pada 2025, Batam berhasil meraih juara pertama tingkat nasional untuk kategori perusahaan kecil. Tahun ini, Rafki menargetkan pencapaian lebih tinggi dengan meraih penghargaan pada kategori perusahaan menengah dan besar.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Perkuat Kebersamaan dalam Safari Ramadan di Masjid Nurul Iman Batam

Ia juga mengimbau seluruh perusahaan di Batam untuk semakin membuka peluang bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, perbedaan fisik tidak menjadi penghalang produktivitas. Bahkan, tidak sedikit pekerja penyandang disabilitas yang memiliki kinerja lebih tinggi dibandingkan pekerja lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *