Penelitian Ungkap Pengaruh Sosial Jadi Kunci Percepat Aksi Perubahan Iklim

Selain individu, institusi seperti pemerintah, perusahaan, dan media juga dinilai mampu membentuk perilaku masyarakat melalui kebijakan maupun kampanye publik. Efektivitas pesan sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan, kredibilitas, dan kedekatan penyampai pesan dengan audiens.

Komponen kedua adalah penerima pesan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, tingkat pendapatan, nilai hidup, keyakinan, hingga pandangan politik. Penelitian menekankan bahwa masyarakat bukan hanya penerima informasi secara pasif, melainkan bagian dari komunikasi dua arah yang menentukan keberhasilan perubahan perilaku.

Selanjutnya adalah cara memengaruhi, yang mencakup berbagai media penyampaian seperti percakapan sehari-hari, media sosial, keteladanan, maupun kebijakan dari lembaga resmi. Peneliti menilai pembentukan norma sosial sangat penting karena masyarakat cenderung mengikuti perilaku yang dianggap lazim di lingkungannya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Produksi Perikanan Kepulauan Riau Tumbuh 7,45 Persen, Natuna Jadi Kontributor Terbesar

Komponen terakhir adalah bidang perilaku, yaitu jenis kebiasaan yang ingin diubah, mulai dari penggunaan transportasi, pola konsumsi makanan, pemakaian energi, partisipasi masyarakat, hingga perilaku di lingkungan kerja.

Penelitian menyebut kebiasaan yang mudah terlihat, seperti bersepeda atau memilih makanan berbasis nabati, lebih mudah memengaruhi orang lain karena menjadi contoh nyata yang dapat diikuti.

Dr. Sam Hampton dari Departemen Psikologi Universitas Bath yang juga tergabung dalam tim CAST mengatakan, meskipun banyak masyarakat telah menyadari ancaman perubahan iklim, perubahan perilaku yang dibutuhkan masih berlangsung terlalu lambat.

Menurutnya, gaya hidup ramah lingkungan perlu menjadi kebiasaan yang umum di tengah masyarakat. Hal itu dapat dicapai dengan memanfaatkan pengaruh berbagai tokoh dan membangun norma sosial yang mendukung perilaku peduli lingkungan.

BACA JUGA:  Pelajar di SDN 010 Bengkong Jadi Penerima Manfaat Makan Siang Bergizi Gratis

Melalui kerangka kerja tersebut, para peneliti berharap berbagai pihak dapat lebih efektif mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi nyata menghadapi perubahan iklim sehingga upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dapat berjalan lebih cepat dan luas.

SUMBER: KOMPAS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *