Pemprov Kepri Ajukan Pinjaman Rp400 Miliar, Pengamat Rikson Tampubolon: Tekankan Prinsip Kehati-hatian

Direktur Eksekutif Batam Labor and Public Policy (Balapi), Rikson Tampubolon
Direktur Eksekutif Batam Labor and Public Policy (Balapi), Rikson Tampubolon

Ia juga menilai bahwa kebijakan pinjaman daerah sejatinya merupakan ujian kepemimpinan pemerintah daerah. Penilaian publik tidak terletak pada keberanian pemerintah untuk berutang, melainkan pada kemampuan mengelola utang tersebut secara bertanggung jawab, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Jika pengelolaan pinjaman ini gagal, maka utang bukan akan mempercepat pembangunan, tetapi justru menegaskan kegagalan tata kelola fiskal serta menurunkan legitimasi dan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tutup Rikson.

Rencana pinjaman Rp400 miliar Pemprov Kepri saat ini masih menunggu rekomendasi dan persetujuan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  1.118 Porsi Ikan Asam Pedas Warnai HUT ke-3 Hotel Santika Batam, Raih Rekor MURI

Di tengah proses tersebut, berbagai pandangan kritis dari akademisi dan masyarakat sipil menjadi pengingat penting agar kebijakan fiskal daerah tetap berada pada jalur kehati-hatian dan kepentingan publik jangka panjang. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *