Selain itu, pengembangan electric drivetrain, manufaktur sel baterai dan Battery Management System (BMS), serta penguatan riset dan pengembangan (R&D) juga dinilai penting untuk membangun industri kendaraan listrik nasional yang mandiri.
Pemerintah juga dinilai perlu memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah. Sinergi tersebut dibutuhkan agar Indonesia mampu mencetak insinyur serta sumber daya manusia yang dapat mengembangkan teknologi kendaraan listrik secara mandiri.
SUMBER: KOMPAS










