Osman Hasyim Warning Pemerintah: Limbah B3 Elektronik Ancaman Serius bagi Warga Batam

Ketua FMPBM, Osman Hasyim
Ketua FMPBM, Osman Hasyim

Adapun arsenik dikenal sangat beracun karena dapat mengganggu metabolisme tubuh, menyebabkan keracunan berat, bahkan kematian. Bahan kimia berbahaya lainnya juga berisiko menimbulkan gangguan pernapasan, kerusakan otak, impotensi, hingga membahayakan kehamilan.
Terkait keberadaan 856 unit kontainer limbah B3, Osman menegaskan bahwa limbah tersebut tidak boleh dikeluarkan dari pelabuhan. Pasalnya, hingga saat ini Batam dinilai belum memiliki fasilitas pabrik pengolahan limbah B3 yang memadai untuk mengelola limbah berbahaya dan beracun dari industri dengan teknologi khusus, seperti insinerasi, pengolahan air limbah, maupun metode 3R (reuse, recycle, recovery).

“Tanpa fasilitas pengolahan yang sesuai standar, pengeluaran limbah B3 justru berpotensi menciptakan bencana lingkungan baru di Batam,” tegasnya.

BACA JUGA:  ALMI Batam Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi Ledakan di Kapal MT Federal II

Osman pun mendesak pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar dalam penyelesaian penanganan kontainer limbah B3, lebih mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan lingkungan dibandingkan kepentingan ekonomi semata.

Bacaan Lainnya

“Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai keputusan yang diambil hari ini meninggalkan dampak buruk bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *