Optimisme Perbankan Tetap Terjaga, OJK Catat Indeks Orientasi Bisnis 56

Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap prospek dan kinerja perekonomian nasional.

OJK mencatat, hingga saat ini sejumlah indikator utama sektor jasa keuangan, khususnya perbankan, masih menunjukkan kinerja dan ketahanan yang terjaga. Pertumbuhan kredit tetap positif, sementara kondisi permodalan dan likuiditas perbankan masih memadai.

Namun, keberlanjutan kinerja tersebut tetap membutuhkan dukungan ekosistem ekonomi yang sehat, stabil, dan kondusif.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  OJK Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan RI Ke-80. 'Bersatulah Agar Berdaulat'

Dengan fundamental ekonomi yang masih kuat, industri perbankan diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan secara sehat dan berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan menghadapi berbagai tekanan ekonomi global.

Momentum pertumbuhan ekonomi nasional juga perlu dijaga melalui kebijakan yang mendorong stabilitas, produktivitas, dan peningkatan daya saing. Dengan demikian, fungsi intermediasi perbankan dapat terus berjalan optimal dalam mendukung aktivitas ekonomi nasional. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *