OPINI : Bebas Aktif di Tengah Bara Konflik Iran Vs AS-Israel

Gabriel Safto Ara Anggito Sianturi BCom SH, Anggota DPRD Kota Batam
Gabriel Safto Ara Anggito Sianturi BCom SH, Anggota DPRD Kota Batam

Mendayung di Laut yang Lebih Bergelombang

Konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel menunjukkan bahwa dunia saat ini semakin tidak stabil. Rivalitas kekuatan besar, konflik regional, serta persaingan ekonomi global akan terus menjadi realitas politik internasional.

Dalam situasi seperti itu, politik luar negeri bebas aktif masih memiliki relevansi penting bagi Indonesia. Prinsip ini memungkinkan Indonesia menjaga kemandirian kebijakan luar negeri tanpa harus terjebak dalam konflik geopolitik yang lebih besar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  DPRD Batam Sambut Baik Penetapan APBD 2026, Fokus pada SDM hingga Infrastruktur

Namun dunia saat ini bukan lagi laut yang sama seperti pada masa ketika konsep bebas aktif pertama kali diperkenalkan. Gelombangnya lebih tinggi, arusnya lebih kuat, dan tekanannya lebih besar. Karena itu, Indonesia tidak cukup hanya “mendayung di antara dua karang”. Indonesia juga harus memastikan bahwa perahunya cukup kuat untuk menghadapi badai geopolitik yang semakin sering datang.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *