OJK Beberkan Kondisi Ekonomi Global 2026, Suku Bunga Tinggi hingga Risiko Inflasi

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Yield Obligasi Pemerintah Capai Level Tinggi

Tekanan terhadap pasar keuangan global juga tercermin dari pergerakan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah.

OJK mencatat yield obligasi pemerintah di Amerika Serikat dan Eropa telah kembali ke level sebelum krisis keuangan 2008. Sementara di Jepang, yield obligasi pemerintah telah kembali ke level sebelum 1997.

Bacaan Lainnya

Menurut Kiki, kenaikan yield tersebut tidak hanya dipengaruhi kebijakan moneter, tetapi juga kebutuhan pembiayaan pemerintah yang tinggi.

BACA JUGA:  OJK Cabut Izin PT BTPN Syariah Ventura, Perusahaan Resmi Masuki Proses Likuidasi

Selain itu, peningkatan penerbitan obligasi jangka panjang oleh perusahaan hyperscaler untuk mendukung investasi yang berkaitan dengan AI turut memberikan tekanan terhadap pasar obligasi.

“Kenaikan ini turut dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan pembiayaan pemerintah dan peningkatan penerbitan obligasi jangka panjang oleh hyperscalers untuk investasi terkait dengan AI,” jelasnya.

Ekonomi Domestik Dinilai Tetap Tangguh

Di tengah berbagai tekanan eksternal tersebut, OJK melihat kondisi ekonomi domestik menunjukkan ketahanan yang relatif kuat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *