Nyanyang Haris Pratamura Pimpin ABPEDNAS Kepri, 175 Desa Siap Disinergikan

Selain MBG, Pemprov Kepri terus mendorong program Kampung Nelayan Merah Putih serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kedua program tersebut dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan penguatan produktivitas ekonomi masyarakat desa, terutama dalam membangun kelembagaan ekonomi dan mengoptimalkan sumber daya lokal.

“Kita terus mengawal dan tentunya ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa nanti menjadi mitra penting kita untuk memastikan program-program itu berjalan sukses dan baik,” kata Ansar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Anak Ceria Daycare Batam Binaan PGN Ukir Prestasi Nasional. 'Cetak Generasi Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini'

175 Desa Jadi Sasaran Penguatan Sinergi

Ketua DPD ABPEDNAS Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan organisasi yang baru dikukuhkan akan membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan desa di seluruh wilayah Kepri.

Menurut Nyanyang, koordinasi diperlukan agar potensi ekonomi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing desa dapat dipetakan dan dikembangkan secara lebih optimal.

“Dari 175 desa yang ada di Kepri, akan kita sinergikan seluruhnya,” ujar Nyanyang.

Langkah tersebut membuka peluang pengembangan ekonomi desa berdasarkan karakteristik masing-masing wilayah. Desa pesisir, misalnya, dapat mengembangkan sektor perikanan dan kelautan, sementara desa dengan potensi wisata dapat memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA:  Batam Dinobatkan sebagai Best Place to Invest in Indonesia 2026, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Demikian pula desa yang memiliki basis pertanian, peternakan, UMKM maupun jasa dapat diarahkan untuk membangun kegiatan ekonomi produktif yang sesuai dengan keunggulan lokal.

Tata Kelola Desa Jadi Fondasi Ekonomi Kepri
Penguatan tata kelola desa pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pencegahan penyimpangan anggaran. Lebih jauh, tata kelola yang baik menjadi fondasi untuk memastikan setiap program pembangunan menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *