“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pendiri Kalam kepada saya memimpin Kalam. Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota agar tetap menjaga kekompakan dan mempererat persaudaraan membangun Kalam menjadi organisasi yang bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” katanya.
Menatap masa depan, Kalam tidak ingin hanya menjadi organisasi yang mengenang masa lalu. Pengurus telah merancang pengembangan keanggotaan bagi warga Batam yang menetap sejak 1995 hingga 2000, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk bergabung sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan.
Langkah ini menjadi simbol bahwa pengalaman para senior akan diwariskan kepada generasi penerus agar semangat membangun Batam terus hidup dari masa ke masa. (**/IMAN)










