Sunardi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, Museum Rekor Dunia Indonesia, para Mitra Binaan dan UMKM Pertamina, komunitas, peserta, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya Pemerintah Kota Medan. Kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting sehingga kegiatan hari ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjut Sunardi.
Tidak berhenti pada kegiatan di lokasi acara, semangat berbagi juga menjadi bagian dari rangkaian Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Kota Medan.
Sebanyak 750 porsi makanan yang dimasak dalam kegiatan tersebut dibagikan kepada masyarakat serta empat panti asuhan di Kota Medan, yaitu Panti Asuhan Al Washliyah P. Brayan, Panti Asuhan William Booth, Panti Asuhan Evangelline Booth, dan Panti Asuhan Ade Irma Suryani.
“Kami ingin makanan yang dimasak bersama hari ini tidak berhenti sebagai bagian dari kegiatan rekor saja, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, makanan yang telah disiapkan kami distribusikan kepada masyarakat dan panti asuhan di Kota Medan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari kebersamaan kita,” tutur Sunardi.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga memberikan 100 paket sembako kepada pengemudi ojek online di Kota Medan.
Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para pengemudi ojol yang turut mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Dukungan juga diberikan kepada pelaku UMKM di Kota Medan melalui penyerahan 100 tabung Bright Gas 5,5 Kg. Pemberian tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas operasional dan produksi para pelaku UMKM, khususnya usaha yang menggunakan LPG dalam kegiatan memasak.











