Di dalamnya hidup pengetahuan turun-temurun, rasa terhadap laut, dan identitas masyarakat pesisir. Mendukung nelayan berarti juga menjaga budaya maritim agar tidak hilang ditelan zaman.
Kepedulian itu kembali terlihat ketika ratusan nelayan Bintan datang menyampaikan aspirasi terkait kebijakan Vessel Monitoring System (VMS). Iman menerima mereka untuk berdialog, mendengar kegelisahan nelayan kecil yang khawatir kebijakan tersebut memberatkan kehidupan mereka.
Sebagai seseorang yang besar di lingkungan nelayan, ia memahami kebijakan seharusnya hadir untuk melindungi, bukan menjauhkan masyarakat dari laut yang menjadi sumber hidup mereka.
Di tengah jabatan dan kesibukan politik, Iman Sutiawan tetap membawa cara pandang seorang anak pulau: laut harus dijaga, nelayan harus diperhatikan, dan pembangunan harus benar-benar menyentuh masyarakat kecil.
Di Kepulauan Riau, tempat laut menjadi halaman depan kehidupan, kepedulian seperti itu bukan sekadar program kerja. Ia adalah bentuk keberpihakan yang lahir dari pengalaman, kedekatan, dan ingatan tentang masa kecil di tepi dermaga Pulau Kasu. (Iman)








