Lahan Eks Isenabasa, Kuasa Hukum Ionkenedia : Jangan Hambat Pembangunan Sarana Sosial

Minta Masyarakat Batak Tidak Terprovokasi

Di tengah polemik tersebut, Yayasan Ionkenedia mengajak masyarakat Batak di Kota Batam menyikapi persoalan secara tenang dan mengutamakan dokumen resmi.

Niko menekankan bahwa perbedaan pandangan mengenai pembatalan alokasi, status aset maupun kewenangan organ yayasan sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Pihak Ionkenedia juga membuka ruang kontribusi masyarakat dalam melanjutkan pembangunan sarana sosial tersebut, baik melalui bantuan dana, bahan bangunan, tenaga maupun keahlian.

BACA JUGA:  Momen Donor Darah Sedunia, Ascott Regional Batam Gelar Bakti Sosial

“Setiap kontribusi akan dikelola secara transparan dan dipertanggungjawabkan untuk kepentingan pembangunan serta kegiatan sosial,” tegasnya.

Dengan demikian, pihak Yayasan Ionkenedia berharap polemik lahan eks Yayasan Isenabasa tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

Mereka mendorong seluruh pihak mengedepankan dokumen, fakta, dan mekanisme hukum dalam menyelesaikan setiap perbedaan yang ada. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *