Kepri Terang Digenjot, Enam Pulau Target Nikmati Listrik 24 Jam, Dorong Ekonomi Kepulauan Bangkit

Dukungan pembiayaan berasal dari APBN, diperkuat APBD serta aspirasi DPRD Kepri. Tahun ini, BPBL ditargetkan menjangkau sekitar 1.400 rumah tangga, memastikan manfaat elektrifikasi dirasakan langsung oleh masyarakat.

Langkah tersebut menegaskan bahwa Kepri tidak sekadar mengejar angka elektrifikasi, tetapi juga memastikan pemerataan manfaat ekonomi hingga ke pelosok.

Ansar mengakui pembangunan kelistrikan di wilayah kepulauan bukan perkara mudah. Kondisi geografis yang tersebar membuat kebutuhan biaya dan perencanaan menjadi lebih kompleks.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Transportasi Laut Antar-Wilayah Jadi Perhatian Serius HM Rudi Dalam Memimpin Kepri

“Apalagi Kepri ini wilayah kepulauan, tentu tidak mudah untuk menerangi pulau-pulau kecil dengan listrik,” katanya.

Meski demikian, pemerintah memastikan komitmen menghadirkan listrik hingga ke pulau-pulau kecil tetap menjadi prioritas utama.

Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, menyatakan kesiapan PLN untuk terus bersinergi dengan Pemprov Kepri dalam merealisasikan Kepri Terang.

Ia menilai program ini memiliki dampak luas, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Program Kepri Terang sangat bagus dan terbukti punya manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari pendidikan sampai ekonomi,” ujarnya.

Dengan hadirnya listrik 24 jam di pulau-pulau, aktivitas ekonomi diproyeksikan semakin hidup, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat daya saing wilayah perbatasan Kepri di masa depan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *