Keluhan Fuel Surcharge Kapal Internasional Kian Membebani Warga Batam

Ilustrasi Wisatawan Mancanegara di Pelabuhan Internasional
Ilustrasi Wisatawan Mancanegara di Pelabuhan Internasional

Beberapa penumpang mengaku kerap mengetahui besaran biaya tambahan hanya saat membeli tiket, sehingga sulit membuat perencanaan keuangan jangka panjang.

Masyarakat berharap adanya evaluasi kebijakan fuel surcharge agar lebih berpihak pada penumpang, khususnya pekerja komuter yang rutin bepergian setiap bulan. Usulan seperti tarif khusus pekerja lintas negara hingga skema subsidi transportasi mulai disuarakan.

Warga menilai mobilitas lintas negara dari Batam tidak hanya kebutuhan individu, tetapi juga bagian dari ekosistem ekonomi kawasan. Karena itu, kebijakan tarif transportasi dinilai perlu mempertimbangkan daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi tetap berjalan sehat dan berkelanjutan. (Iman Suryanto)

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BP Batam Rancang Kawasan Pedestrian UMKM yang Nyaman dan Berdaya Saing

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *